Kapolri Meminta Gubernur Larang Warganya ke Jakarta Tanggal 2 Desember, Ini Tanggapan Netizen!

Loading...
Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta masyarakat dapat memahami aturan mengenai aksi unjuk rasa. Kapolri juga meminta para gubernur untuk tidak memperbolehkan warganya menuju Ibu Kota pada 2 Desember 2016.

Sang Kapolri Ketakutan!

"Saya meminta kepada para gubernur untuk jangan membiarkan warga mengalir ke Jakarta dan dapat meredam isu-isu ini," pinta Kapolri, saat rakor gubernur se-Indonesia di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/11/2016)

Tito menjelaskan, dalam peraturan tertera bahwa aksi unjuk rasa tidak boleh mengganggu ketertiban umum dan hak asasi orang lain.

"Kalau itu terjadi, maka pihak kepolisian dapat membubarkan aksi," tegasnya.

Dia juga menegaskan bahwa kasus dugaan penistaan agama sedang memasuki proses hukum dan sedang dikebut penyelesaiannya. (Sumber: Nusanews)
Tito Larang Aksi 212

Bagaimana Tanggapan Netizen?

Aanvwsafari Capek2 abah nyekolahin mu nak2....kok jadinya gini.abah kepengen kelak kamu jadi manusia yg berguna bagi rakyat indonesia,kok malah kebalikanya nak...nak....kamu malah jd yg tidak ada gunanya bagi rakyat indonesia,apa dulu abah kasih kamu uang yg kotor ya nak.....sedih abah nak.....lebih baik abah duluan ya nak..ngak...tahan abah mendengar di FB abah kamu di hujat2 nak....
Ihsanul Kenju Bisa jadi ini hanya rekayasa, biar isu ahok mulai surut, bisa jadi warga beralih ke beliau ahok bergerilya diem2 kampanye, ntr pilgub haduh
Ibnu Abdillah Ni org kyak yg punya negara aja ,smua di atur ,smua di larang ,pa dia pikir dia yg kasih makan rakyat indonesia ini ......padahal pa yg dia makan,pakai ,gajinya dari uang rakyat ..

1 Response to "Kapolri Meminta Gubernur Larang Warganya ke Jakarta Tanggal 2 Desember, Ini Tanggapan Netizen!"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete