Pengamat Ekonomi: "Rupiah Akan Terus Melemah" Jokowi Harus Bersikap Bijak dengan Tidak Membela Ahok atau Lengser!

Loading...
Meluasnya aksi "rush money" yang terus bergulir bagaikan bola salju telah menyita banyak perhatian dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat biasa 'yang tidak tau apa-apa', aparat penegak hukum, para pengamat bahkan pemerintah terutama Jokowi.

Pengamatan Pakar Ekonomi

Ekonom Indonesia, Ichsanuddin Noersy meminta pemerintah menjaga stabilitas nasional agar tidak berpengaruh buruk pada perekonomian dan semakin melorotnya nilai tukar rupiah. Dia memperkirakan kondisi rupiah akan terus melemah hingga pasar mempunyai keyakinan dari imbas unjuk rasa secara besar-besaran pada 2 Desember nanti.

Rupiah Akan Terus Melemah!

Rupiah akan terus melemah hingga pasar melihat perkembangan pasca demo Ahok nanti,” ujar Noersy, Senin (21/11).

Menurutnya, hal yang penting bagi semua pihak penyelenggara pemerintahan, terutama Presiden Jokowi agar mengambil sikap negarawan. Bukan malah melakukan pembelaan terhadap Ahok yang berpotensi mengundang kekecewaan dan instabilitas nasional.

Selain upaya meredamkan situasi, pemerintah juga perlu fokus melakukan pembenahan pada sektor yang menjadi pusat korupsi. Pembenahan itu akan berkontribusi besar untuk membalikkan situasi ekonomi yang sedang tertekan.
Gambar: Ilustrasi Nusanews

Jokowi Tidak Boleh Membela Ahok!

“Presiden Jokowi harus bersikap negarawan dan tidak membela Ahok. Stabilitas nasional harus dijaga. Disamping itu harus dibersihkan di Kementerian Keuangan, Pertamina, Industri Kesehatan dan beberapa sektor lain yang menjadi pusat korupsi, kalau ini diatasi maka bisa membalikkan situasi,” tandasnya. (Sumber: Nusanews)

1 Response to "Pengamat Ekonomi: "Rupiah Akan Terus Melemah" Jokowi Harus Bersikap Bijak dengan Tidak Membela Ahok atau Lengser!"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete