Said Iqbal Ancam Akan Lumpuhkan Ekonomi Nasional, Jika Ahok Tidak Ditetapkan Jadi Tersangka

Loading...
Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), melontarkan ancaman atas nama ratusan ribu buruh. Mereka mengancam akan melakukan aksi boikot massal jika nantinya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pidato di Kepulauan Seribu.

Ancaman Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia

Mereka bahkan tak peduli jika nantinya ekonomi nasional akan lumpuh terkait dengan aksi mereka. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, Ahok adalah Gubernur upah murah. Salah satu buktinya adalah upah buruh Jakarta tahun 2016, yakni Rp 2,3 juta. Sementara, di Karawang sudah mencapai Rp 3.3 juta. Padahal di Bangkok Thailand mencapai Rp 3,7 juta.

"Ahok dilindungi kaum pemilik modal. Kalau dia tak dijadikan tersangka, kami bergerak, terutama buruh yang ada di Jabodetabek," kata Said.
Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia)
Foto: Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia)

"Negara Kalah oleh Ahok"

Ia melanjutkan, negara sudah kalah oleh Ahok. Hal ini terbukti dari sejumlah kunjungan Presiden Joko Widodo ke beberapa markas tentara dan kepolisian.

"Kami punya 31 perkumpulan buruh di seluruh provinsi 225 kabupaten/kota dengan anggota mencapai 2 juta buruh. Semuanya akan berhenti total dan stop produksi, agar negara ini lumpuh total," terangnya.

"Segala cara kami lakukan agar Ahok menjadi tersangka. Dia harus digulingkan dan diproses hukum," lanjutnya dengan nada emosional.

Ia sendiri tak peduli perekonomian akan lumpuh dengan adanya aksi buruh itu. "Ini agar pemerintah tahu, kalau Ahok dilindungi, sama saja dengan menghancurkan ekonomi negara," pungkasnya. (Sumber: Berantai.com)

0 Response to "Said Iqbal Ancam Akan Lumpuhkan Ekonomi Nasional, Jika Ahok Tidak Ditetapkan Jadi Tersangka"

Post a Comment