Diobral Karena Nggak Laku! Penjual Sari Roti Semakin Nggak PeDe! Warga Menyindir: Menengah Ke Atas Nggak Ya?

Loading...
Sebuah video Sari Roti menghebohkan media sosial. Pasalnya, dalam video itu terlihat Sari Roti diobral di pinggir jalan.

Menengah Ke Atas Nggak Ya?

Dalam video berdurasi 30 detik itu tampak sejumlah mobil sedang menjual Sari Roti di pinggir jalan. Perekam video yang sedang naik motor mengetahui bahwa roti itu sedang diobral.

Namun untuk memastikan apakah benar diobral, ia bertanya pada wanita dan laki-laki yang menjual roti produksi PT Nippon Indosari Corpindo itu.

Sari Roti, Bu?

Iya,” jawab wanita tersebut.

Diobral, Bu?

Iya, Om,” jawab laki-laki yang menemani ibu tersebut.

Kenapa diobral?

Wanita dan laki-laki tersebut menjawab, namun suaranya tidak terdengar jelas.

Terkonfirmasi diobral, pria bermotor itu pun bertanya dengan nada menyidir. “Menengah ke atas nggak ya?”

Namun, agaknya mereka tidak mengerti maksud pertanyaan itu. Sumber video: https://www.facebook.com/satujutadukungansaveKPK/videos/1616273972000794/
Sari Roti Diobral

Saham Sari Roti Anjlok!

Seperti diketahui, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk mengeluarkan pengumuman klarifikasi yang menyatakan tidak terlibat semua aktifitas politik terkait adanya produk Sari Roti gratis di lokasi Aksi 212. Dengan pernyataan itu, Sari Roti dinilai menganggap Aksi 212 sebagai aktifitas politik.

Dan yang lebih fatal, dalam klarifikasi disebutkan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. senantiasa berkomitmen menjaga Nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika seakan-akan Aksi 212 dipertentangkan dengan nasionalisme, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Umat Islam –khususnya alumni 212- yang tersinggung kemudian membuat seruan boikot Sari Roti. Dalam waktu sekejap, tak terhitung jumlah netizen yang menyatakan memboikot Sari Roti.

Dalam waktu 24 jam, diprediksi jutaan netizen menyatakan memboikot Sari Roti. Sebuah gerakan yang menggegerkan media sosial, baik Facebook maupun Twitter.

Selain itu, keesokan harinya pada tanggal 7 Desember 2016, saham Sari Roti anjlok.

Sejak awal perdagangan pada hari Rabu itu, saham ROTI dilaporkan terus anjlok. Pada penutupan perdagangan sesi pertama, sekitar pukul 13:30 WIB, saham ROTI melemah 10 poin ke level Rp 1.510 per saham.

Namun analis Erdikha Elit Sekuritas Wilson Sofan mengatakan, pelemahan saham ROTI hari ini hanya karena kondisi pasar dan sama sekali tidak terkait dengan isu boikot. Sebab menurutnya, Sari Roti memiliki pelanggan dari kalangan menengah ke atas. (Postmetro)

1 Response to "Diobral Karena Nggak Laku! Penjual Sari Roti Semakin Nggak PeDe! Warga Menyindir: Menengah Ke Atas Nggak Ya?"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete