Penyesatan Logika! "Pilih Mana, Muslim yang Koruptor atau Non Muslim yang Jujur?" Apa Jawaban Ustadz Ini?

Loading...
Dalam konstelasi perpolitikan di tanah air, akhir-akhir ini kita sering mendapati pernyataan-pernyataan propaganda yang cenderung menjerumuskan dan mengacaukan pemikiran kita. Salah-salah, maka rusaklah pemikiran kita.

Penyesatan Logika!

Seperti yang akhir-akhir ini mengemuka. Sebuah pernyataan yang sepertinya sudah "lumrah dan masuk akal", yaitu ungkapan: Pilih mana, dalam konteks pemilihan, orang Islam, pemimpin muslim yang koruptor atau non muslim yang jujur?

Ketahuilah, bahwa itu adalah pertanyaan yang tidak ada jawabannya. Itu tidak ada jawabannya, karena pertanyaannya salah.
Pertanyaan yang keliru melahirkan jawaban yang salah. Kalau Anda ingin membandingkan sesuatu dalam kaidah ilmu logika, itu harus sama.
Jadi, jika bandingkan orang Islam yang jujur dengan non muslim yang jujur. Fair itu. Begitu juga misalnya, membandingkan orang Islam yang koruptor dengan non muslim yang koruptor. Harus sama.
Coba ibu atau bapak bandingkan permisalan ini: Pilih mana, terasi subang atau apel malang? Mana yang lebih enak?
Nggak bakal nyambung. Harusnya membandingkan itu terasi dengan terasi dan apel dengan apel. Itu baru fair.
Ustadz Adi Hidayat, Lc

Nah, sekarang fikiran kita sedang diacak. Dicekoki dengan pernyataan: Lebih baik non muslim yang jujur daripada muslim yang koruptor. Memangnya semua orang Islam itu koruptor? Waspadalah, itulah penyesatan logika ndan berakibat fatal. (Ust. Adi Hidayat) (Beritaviral.co)

Lihat Videonya!




"Video sperti ini harus dishare biar Sodara sodara Muslim yg Lain, yg notabe mngkin masih awam dan menjdi Sasaran empuk penyesatan Logika yg lagi marak dimedsos dan dimedia" lainnya, itu kmudian bisa mulai Paham dari penjelasan video tersebut." Arjuna Wiwaha (melalui akun facebooknya)

2 Responses to "Penyesatan Logika! "Pilih Mana, Muslim yang Koruptor atau Non Muslim yang Jujur?" Apa Jawaban Ustadz Ini?"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete