Wahdah Islamiyah, Meminta Dunia Internasional Bertindak Tegas Ke Myanmar "Kucilkan Myanmar Dari Pergaulan Internasional!"

Loading...
Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Muhammad Zaitun Rasmin, meminta dunia internasional bertindak tegas ke Myanmar. Pengucilan, menjadi salah satu pilihan yang bisa dilakukan, demi menghentikan kekerasan.

"Kalau bisa ada usaha mengucilkan pemerintah Myanmar dari pergaulan internasional," kata Zaitun kepada Republika.co.id, di sela-sela Seminar Internasional Save Rohingya, Rabu (15/12).

Ia pun mempertanyakan peran Aung San Suu Kyi menjaga perdamaian di Myanmar, mengingat dia merupakan peraih Nobel Perdamaian. Bahkan, Zaitun merasa gelar itu sebaiknya dicopot, lantaran Suu Kyi terbukti tidak bisa melakukan apa-apa di Rakhine.

Terlebih, ia meminta dunia internasional tidak cuma menganggap apa yang terjadi di Rakhine sebagai masalah komunal semata. Pasalnya, kekerasan terhadap warga Rohingya jelas-jelas dilakukan militer, dan ada keterlibatan pemerintahnya dengan pembiaran.
Ustadz Zaitun Rasmin

"PBB harus turun tangan, tidak bisa HAM diindahkan," ujar Zaitun.

Terkait itu, ia mengingatkan kekerasan dalam berbagai bentuk sudah harus benar-benar dihentikan di Rakhine. Menurut Zaitun, jika warga Rohingya terus mengungsi ke negara-negara tetangga, bisa-bisa akan habis populasi Rohingya di Myanmar. (POstmetro)

1 Response to "Wahdah Islamiyah, Meminta Dunia Internasional Bertindak Tegas Ke Myanmar "Kucilkan Myanmar Dari Pergaulan Internasional!""

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete