Raja Salman Arab Saudi Ingin Jumpa Habib Rizieq, Pemerintah Kok Kalang Kabut? Ada Apa Ini?

Loading...

Temui Habib Rizieq!

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan datang ke Indonesia. Dalam kunjungannya itu, Salman bin Abdulaziz Al Saud akan menyempatkan diri bertemu dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia, Armantha Nasir terkesan kalang kabut dan mengaku jika pihaknya masih membahas kedatangan Raja Arab Saudi itu. Namun dirinya belum mengungkapkan detail pembahasan sikap Indonesia tersebut.

"Iya itu yang sedang dibicarakan," ujar Armantha dikonfirmasi SINDOnews, Senin (23/1/2017).

Berdasarkan rencana Raja Arab Saudi ke Indonesia pada Maret 2017. Maka itu pihaknya masih memiliki waktu untuk membahas kesiapan Indonesia menyikapi kunjungan tersebut.

"Waktu, jadwal dan program rencana kunjungan masih dibahas," ucapnya. (Baca: Eks Jubir Gus Dur: Umat Islam Ditekan Semakin Kuat)
Raja Salman

Rencana kunjungan Raja Arab Saudi ini disampaikan ketika Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osamah Mohammed Alshuibi di Gedung DPR. (Postmetro)

Selama Sepekan dengan 800 Staff

Kepastian kunjungan Raja Salman dikemukakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah setelah menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Mohammed Alshuibi.

"Rombongannya besar sekali, lebih dari 800 orang. Sehingga Pak Dubes mengharapkan bantuan dan dukungannya agar kedatangan Raja Salman akan menjadi momen yang sangat penting bagi kedua negara," kata Fahri di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi akan sangat monumental bagi kedua negara. Sebab, kunjungan Raja Arab tersebut akan didampingi hampir seluruh jajaran menteri dan pejabat negara Saudi Arabia.

"Kunjungan Raja Arab Saudi ini bersifat historis karena Raja Salman akan berada di Indonesia sepekan lebih. Saya kira ini adalah kunjungan kepala negara ke Indonesia yang paling lama," kata Fahri.

Dalam pertemuan tersebut, Fahri juga mengucapkan terima kasih atas pemulihan kuota jemaah haji Indonesia kembali menjadi 211 ribu jemaah dan mendapat tambahan 10 ribu sehingga seluruhnya menjadi 221 ribu jemaah.

Sebelumnya, ketika Masjidil Haram direnovasi, kuota jemaah haji Indonesia dikurangi menjadi 168 ribu jemaah mulai 2013.

Fahri berharap tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu jemaah dapat digunakan sebaik-baiknya dan meminta Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan fasilitas untuk jemaah haji.

Fahri juga mengimbau agar penambahan kuota haji diutamakan kepada para calon haji yang berusia lanjut sehingga ibadah haji yang hanya sekali seumur hidup dapat dilaksanakan.

"Daftar tunggu jemaah Indonesia sepatutnya memprioritaskan calon haji lanjut usia," katanya. (tempo)

0 Response to "Raja Salman Arab Saudi Ingin Jumpa Habib Rizieq, Pemerintah Kok Kalang Kabut? Ada Apa Ini?"

Post a Comment